• Home
  • Foto Hot
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

dunia unik

  • Home
  • Gambar Hot
  • Zona Dewasa
Home » Uncategories » Punya Tumor di Otak, Bocah 2 Tahun ini Selalu Tertawa

Punya Tumor di Otak, Bocah 2 Tahun ini Selalu Tertawa

oleh : dunia unik
bocah selalu tertawa

Jika mendengar Matthew Ephrem, 2 th, tertawaterpingkal-pingkal, mungkin orang akan berfikir bahwa ia adalah bocah yangsehat.


Namun bocah asal Minnesota, Amerika, ini tidakakan bisa berhenti tertawa hingga akhirnya tubuhnya mengalami kejang danterjatuh. Tawa yang ia keluarkan pun bukanlah sebuah tawa ceria karena ada halyang lucu.

Matthew Ephrem tertawa dengan sendirinya,tanpa ia sadari dan kehendaki. Hal ini tentu saja membuat kedua orang tuanyakhawatir dan memeriksakan keadaan putra mereka ini ke rumah sakit.

Tidak mudah mendeteksi sakit yang dideritaMattew. Sampai akhirnya seorang dokter ahli mendiagnosis bahwa bocah itumenderita Hypothalamic Hamartoma, atau sejenis tumor otak langka yang hanyamenyerang 1 dari 1 juta anak di dunia.

bocah kena tumor otak

Pertumbuhan tumor ini lah yang membuat otakMattew terdesak dan menimbulkan disorientasi. Mattew jadi kerap kebingunganatau tertawa terpingkal-pingkal tanpa sebab.

Dirilis oleh Dailymail, Mattew telah menjalani2 kali operasi yang terjadi dalam kurun 10 hari yang bertujuan mengangkatjaringan tumor tersebut dari otaknya.

Dan kini, Mattew tidak harus lagi tertawaterpingkal-pingkal tanpa sebab, dan bisa terus tumbuh besar dengan normal.
 Sumber
Posted by Unknown - Rating: 4.5
Title : Punya Tumor di Otak, Bocah 2 Tahun ini Selalu Tertawa
Description oleh : dunia unik, Jika mendengar Matthew Ephrem, 2 th, tertawaterpingkal-pingkal, mungkin orang akan berfikir bahwa ia adalah bocah yangsehat. Namun bocah asa...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Punya Tumor di Otak, Bocah 2 Tahun ini Selalu Tertawa"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Hot Lainnya

Copyright © 2012 dunia unik - All Rights Reserved
Design by Tahan Lama - Powered by Blogger